Wisata Bahari ke Raja Ampat 2016 Naik Kapal Pelni, Asyik Banget!

Raja Ampat - Ada banyak cara liburan ke Raja Ampat. Salah satu yang bisa dicoba adalah naik kapal Pelni. Mereka punya program khusus Wisata Bahari Raja Ampat.

Seperti dua tahun yang lalu, PT Pelni tahun ini juga menggelar Wisata Bahari Raja Ampat. Diikuti 50 peserta, selama dua hari pertama perjalanan wisata berjalan penuh keseruan di berbagai destinasi andalan Raja Ampat.

Pada perjalanan yang digelar pertama kali pada tahun 2014 ini, PT Pelni menawarkan sejumlah keistimewaan bagi pesertanya. Wisata bahari Raja Ampat yang berlangsung mulai 30 Oktober hingga 2 November 2016 ini mematok harga Rp 9 juta untuk kelas 1, Rp 7,5 juta untuk kelas 2, Rp 5,5 juta untuk kelas 3 dan tambahan Rp 1,4 juta untuk peserta yang ingin diving.

"Kalau alat snorkling kami gratiskan," ujar Manajer Opersional Divisi Keagenan dan Tur, Gatot Harmanto. Hal ini disampaikan Gatot kepada wartawan di sela kegiatan Wisata Bahari di Kabupaten Raja Ampat, Senin (31/10/2016).

Dengan berwisata dengan kapal milik PT Pelni, peserta memiliki kesempatan untuk lebih dekat dengan lokasi-lokasi tujuan wisata. Sehingga tak perlu repot mencari beberapa penginapan untuk menikmati keindahan pulau-pulau di Raja Ampat.

Wisata Bahari Raja Ampat, program dari Pelni (Sukma/detikTravel)Foto: Wisata Bahari Raja Ampat, program dari Pelni (Sukma/detikTravel)

Untuk paket ke Raja Ampat, PT Pelni menurunkan kapal penumpang KM Tatamailau menjadi alat transportasi sekaligus hotel bagi peserta. Semua peserta berangkat dari Sorong.

"Kelebihan kita ada di floating hotel. Alat angkut kita bisa mendekati spot. Jadi begitu lihat jendela, kita bisa melihat spot (wisata)," tuturnya.

Biaya juga sudah termasuk biaya masuk lokasi-lokasi wisata yang masuk di dalam rencana perjalanannya. Dalam wisata Bahari Raja Ampat 2016, sejumlah destinasi wisata andalan Raja Ampat hingga lokasi yang masih belum banyak dikunjungi wartawan masuk ke dalam daftarnya.

Pada hari pertama, peserta snorkeling di Desa Wisata Yenbuba. Lalu hari kedua snorkling di Pulau Rufas dan tracking tour ke Bukit Painemu, Gunung Botak, dan Telaga Bintang.

Benar saja, KM Tatamailau akan bergerak ke dekat spot tujuan wisata dan boat akan menjemput peserta untuk menjangkau lokasi wisata. Ketika lokasi berjarak lebih jauh, maka KM Tatamailau bergerak mendekati spot tersebut. Sehingga perjalanan dengan boat menjadi tidak terlalu jauh.

Rencananya hari ketiga peserta dijadwalkan melihat burung di Sawinggarai, snorkling di Arborek dan melihat Gua Kelelawar.

Dari 50 peserta lebih dari separuhnya berasal dari Jakarta. Namun ada juga yang datang dari Banjarmasin, seperti Sukses Rahadi (53).

Pasangan Sukses dan istrinya (Sukma/detikTravel)Foto: Pasangan Sukses dan istrinya (Sukma/detikTravel)

Sukses bersama istri, dua anaknya, dan dua saudaranya sengaja mendaftar sejak tiga bulan yang lalu untuk bisa ikut paket wisata ini.

"Kami tahu dari saudara yang pernah ikut tur. Lalu saya juga mendapat cerita kalau Raja Ampat bagus, saya makanya mau dan jauh hari daftar," kata pria yang sehari-hari bekerja sebagai dokter spesialis kulit di Banjarmasin ini.

Meski harus melalui perjalanan panjang ke Sorong, Sukses mengaku senang dan tak menyesal mengikuti program ini.

"Nyaman, aman, karyawan Pelni terus mengamankan kita, ramah. Spot-spot wisata sudah dipilihkan, dan lebih murah dibanding pakai travel cari sendiri," kata Sukses.

Baru pertama kali ikut dalam wisata bahari yang digelar PT Pelni (Persero), Sukses berencana akan ikut dengan paket wisata yang sama dengan tujuan yang berbeda.

"Tinggal atur cuti saja," tuturnya. (wsw/fay)

0 Response to "Wisata Bahari ke Raja Ampat 2016 Naik Kapal Pelni, Asyik Banget!"

Posting Komentar